Bangkok: Grand Palace

Layaknya wisata kota-kota terkenal dunia seperti di Paris ada Menara Eiffel, Sydney dengan Opera House. Jika ke Bangkok dan tidak pergi ke tempat satu ini pasti akan dibilang ‘belum ke Bangkok’. Grand Palace adalah landmark atau ikon utama dari kota Bangkok yang paling sering dikunjungi para turis.

Seolah telah menjadi keharusan, Grand Palace dibangun di tahun 1782 dan selama 150 tahun menjadi rumah kerajaan dari Raja Thailand tentunya menjadikan tempat wisata ini sangat spesial karena mata pengunjung juga dimanjakan dengan arstitektur indah kerajaan budaya Thailand disertai adat Agama Buddha yang khas. Arsitektur dan design dari bangunan ini unik dan tidak bisa anda temukan di Negara-negara lain di seluruh dunia.

Grand Palace yang sekarang tidak lagi menjadi tempat tinggal utama dari keluarga Raja dan pemerintahannya, namun lebih ke pusat budaya, pariwisata dan untuk upacara negara dan keagamaan.

Grand Palace terbagi menjadi beberapa area:

  • Outer Court: kantor kerajaan, bangunan public dan Temple of Emerald Buddha (Kuil batu Zamrud Buddha)
  • Middle Court: bangunan residential dan gedung pemerintahan.
  • Inner Court: area khusus untuk Raja dan keluarganya.
inside-grand-palace
Map of Outer Court

Untuk pariwisata, biasanya para pengunjung banyak menghabiskan waktu di area Outer Court, terutama di sekitar Temple of Emerald Buddha (Wat Phra Kaew) karena Kuil ini dikelilingi oleh bangunan mirip candi-candi yang indah dilapisi emas.

Perasaan saya ke Grand Palace sangatlah takjub karena ini beda dengan candi-candi yang biasa kita orang Indonesia lihat di Borobudur atau Prambanan. Bangunan Grand Palace terlihat begitu megah, anggun dan ada daya tarik tersendiri bagi mereka yang pemerhati budaya. Pahatan seni di tiap bangunan terlihat begitu detail, penggunaan warna nya juga melambangkan tradisi Thai yang sangat kuat dan tidak terkesan kuno layaknya batu-batu tua. Oleh karena itu saya setuju sekali kalau ini benar-benar dijuluki Landmark kota Bangkok. Luar Biasa!

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Temple Of Emerald Buddha

Lanjut jalan-jalan di area Outer Court, ada bangunan Temple of Emerald Buddha. Disebut Emerald Buddha karena memiliki gambar Sang Buddha yang dipahat diatas sebuah batu Zamrud indah.

Kuil ini bebas dimasuki untuk semua Agama. Setiap pengunjung hanya diwajibkan melepaskan alas kaki (sepatu) dan topi sebelum masuk ke area dalam kuil. Ambil Foto hanya diperbolehkan hingga di depan pintu masuk. Di dalam kuil, pengunjung tidak diperbolehkan Foto atau merekam Video dan menjaga sopan santun kepada orang lain yang sedang beribadah. Adapun papan peringatan di tiap pintu masuk yang memudahkan/mengingatkan kembali tiap pengunjung.

Jpeg
Temple of Emerald Buddha

Jpeg


Buka: 8.30 – 15.30 (jangan datang terlalu sore)

Tiket: 500 THB

Dress Code area Grand Palace:

Setiap pengunjung diharap menaati tata tertib pakaian untuk menghormati (sopan santun) selama berada di area kerajaan dan tempat ibadah dengan tidak memakai:

  • No Tank-tops and sleeveless shirt: pakaian singlet/ tanpa lengan bagi wanita & pria
  • No Shorts: celana pendek
  • No Sandal
  • No See-through shirts and blouses: baju dan kemeja tipis tembus pandang

Jika anda terlanjur ke Grand Palace tanpa persiapan pakaian dress code, tidak perlu khawatir, sebelum pintu masuk ada Booth yang menawarkan sarung atau pakaian sewa untuk bisa menutupi bagian tubuh yang dirasa ‘terbuka’. Anda perlu taruh uang jaminan (deposit) 200 THB dan bisa dikembalikan saat anda mengembalikan barang yang anda pinjam saat keluar.

Pesan saya: Grand Palace adalah tempat wisata yang indah, namun kita sebagai pengunjung tetap perlu menjaga sopan santun selama berada di area suci ini. (jangan bikin malu orang Indo, hehehe ;))


Transportasi:

Taxi: tiap supir taxi mengenal kata Grand Palace. Pilih taxi yang bersedia pakai argo biaya (hati-hati Scammers!).

Uber/Grab taxi: Search “Grand Palace”dan tag sebagai destinasimu

Transportasi Publik:

  • Ambil BTS menuju Saphan Taksin.
  • turun di BTS Saphan Taksin, jalan hingga ke pinggir Sungai (Pier) untuk ambil Boat menuju area Wat Pho/ Grand Palace
  • Naik Boat sekitar 10 menit lalu jalan kaki sekitar 5 menit ke pintu masuk Grand Palace.

(Banyak bertanya jika anda masih ragu-ragu, orang Thai mengerti English patah-patah/broken English. Tidak perlu malu karena orang Thai ramah-ramah terhadap turis)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s